By   August 7, 2016

Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu Lembang

Siapa tak kenal wisata alam Tangkuban Perahu di Lembang? Tak hanya wisatawan dalam negeri saja, pelancong-pelancong asing pun banyak yang ingin mengunjunginya. Yup! Gunung Tangkuban Perahu memang tak hanya tersohor karena keindahan alamnya, tapi juga legenda yang menyelimutiterbentuknya gunung ini.

Ya, dikisahkan bahwa ada seorang anak laki-laki bernama Sangkuriang yang jatuh cinta pada ibunya sendiri yang bernama Dayang Sumbi. Kemudian untuk menggagalkan niat Sangkuriang yang ingin menikahinya, Dayang Sumbi pun memberikan syarat pada Sangkuriang untuk membuat sebuah perahu besar dalam waktu satu malam saja. Lantaran gagal, Sangkuriang pun merasa marah dan menendang perahu buatannya hingga jatuh terbalik dan akhirnya dikenal sebagai Gunung Tangkuban Perahu.

Kawasan wisata alam Tangkuban Perahu terletak kurang lebih sekitar 20 km dari pusat kota Bandung. Memiliki ketinggian sekitar 2.084 mdpl, bentuk dari gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang selalu berpindah dari Timur ke Barat. Jenis bebatuan yang dikeluarkan saat terjadi letusan dari gunung ini kebanyakan adalah lava dan sulfur.

Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu Lembang   Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu Lembang

Menikmati wisata alam di Gunung Tangkuban Perahu Lembang tentu akan sangat menyenangkan. Anda dapat memanjakan mata dengan melihat rimbunnya hutan pinus dan hamparan kebun-kebun teh di kawasan Gunung Tangkuban Perahu. Tentu saja pemandanga dan segarnya udara di kawasan wisata alam di lembang ini sangat cocok dinikmati saat liburan. Khusunya bagi Anda yang sehari-harinya sudah akrab dengan rutinitas pekerjaan, sejenak berlibur akan menjadi hiburan tersendiri.

Untuk sampai di wisata alam Tangkuban Perahu di Lembang ini pun tak seberapa sulit. Anda dapat menggunakan rute melewati pintu tol Pasteur, lalu melewati kawasan Pasir Kaliki – Setiabudi – Lembang hingga sampai ke gerbang atas wisata alam Gunung Tangkuban Perahu. Sebaiknya Anda tidak berkunjung ke kawasan wisata ini saat hari libur nasional atau liburan sekolah. Pasalnya, kawasan ini biasanya akan mendadak sangat ramai sehingga tidak lagi nyaman untuk dikunjungi. Waktu kunjungan terbaik sebenarnya di hari-hari biasa atau saat akhir pekan saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *